adsense

Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan

       Haii saudara GeniuSmart.. yang Genius-genius dan smart-smart. kali ini saya sudah siap membagikan materi dengan judul "Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Materi Pertumbuhan Dan Perkembanga". Yuk disimak. dan silahkan suka, bagikan atau komentar pada artikel satu ini. GeniuSmart !!! Let's Genius And Smart For Everything.



1. Pertumbuhan adalah perubahan pada makhluk hidup yang meliputi perubahan ukuran. yang mempunyai sifat irreversible atau tidak dapat kembali ke kondisi semula dan dapat dinyatakan dalam ukuran bilangan (bersifat kuantitatif).

2. Perkembangan adalah proses suatu makhluk hidup menuju ke kedewasaan. mempunyai ciri tidak dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan (tidak dapat di ukur secara kuantitatif) atau bersifat kualitatif.

3. Etiolasi adalah pertumbuhan batang yang sangat cepat pada kondisi gelap

4. Tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan  pada tumbuhan dibedakan menjadi 3 tahap yaitu pertumbuhan dan perkembangan bakal buah dan bakal biji, Perkecambahan, Pertumbuhan primer dan sekunder.

5. Di dalam biji terdapat cadangan makanan yang disebut dengan endosperm, yang berfungsi untuk menyediakan cadangan makanan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio sampai proses perkecambahan.

6. Embrio terdiri dari calon akar (radikula), calon daun (kotiledon), dan calon batang (kaulikalus)

7. Kotiledon pada tumbuhan monokotil disebut dengan skutelum

8. Imbisi yaitu proses masuknya air ke dalam biji.

9. Epigeal (perkecambahan di atas tanah) adalah pertumbuhan ruas batang dibawah kotiledon yang lebih cepat dibandingkan dengan ruas batang di atas kotiledon. contohnya : kacang tanah dan kacang hijau.

10. Hipogeal (perkecambahan di bawah tanah) adalah pertumbuhan ruas batang diatas kotiledon yang lebih cepat dibandingkan dengan dibagian bawahnya. Contohnya : jagung dan padi

11. Jaringan yang berperan dalam pertumbuhan primer antara lain adalah Protoderm (membentuk jaringan epidermis), Meristem dasar (berkembang menjadi dasar yang mengisi lapisan korteks), dan prokambium (berkembang menjadi silinder pusat yaitu xilem dan floem)

12. Pada bagian akar terdapat 3 daerah pertumbuhan yaitu pembelahan sel (paling bawah), pemanjangan, dan diferensiasi (pematangan).

13. Pertumbuhan Primer adalah pertumbuhan yang terjadi akibat pembelahan sel-sel jaringan meristem primer (meristem apikal). Meristem apikal terletak pada ujung akar dan pada pucuk tunas yang menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.

14. Pertumbuhan Primer menghasilkan tubuh primer tumbuhan yang terdiri dari Jaringan dermal, Jaringan pembuluh, dan Jaringan dasar.

15. Jaringan Dermal akan berkembang ke luar untuk membentuk kulit pada tumbuhan

16. Jaringan Pembuluh terdiri dari Floem dan Xilem, Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan mineral sedangkan floem untuk mengangkut hasil fotosintesis.

17. Jaringan Dasar akan berkembang menjadi jaringan lainnya seperti parenkim, skelerenkim, dan kolenkim.

18.


19. Teori titik tumbuh Histogen yang dikemukakan oleh Hanstein yang menyatakan bahwa titik tumbuh pada tumbuhan dibedakan menjadi 3 yaitu :

     a. Dermatogen : Lapisan luar yang akan membentuk epidermis
     b. Periblem : Lapisan tengan yang akan membentuk korteks
     c. Plerom : Lapisan dalam yang akan membentuk stele

20. Teori titik tumbuh Korpus yang dikemukakakn oleh schmidt yang menyatakan bahwa titik tumbuh pada tumbuhan hanya dibedakan menjadi 2 bagian antara lain.

    a. Tunika, yaitu lapisan luar yang akan membentuk epidermis dan bagian luar korteks
    b. Korpus, yaitu Lapisan dalam yang akan membentuk bagian dalam korteks dan stele

21. Pertumbuhan Sekunder menyebabkan batang tumbuhan membesar dan memanjang.

22. Pertumbuhan Sekunder merupakan akibat aktivitas pembelahan meristem lateral.

23. Terdapat 2 jenis meristem lateral yaitu kambium pembuluh dan kambium gabus.

24. Kambium gabus berfungsi untuk menghasilkan penutup keras dan tebal yang menggantikan epidermis pada batang dan akar

25. Faktor yang menpengaruhi pertumbuhan dan perkembangan antara lain Faktor internal dan Faktor eksternal

26. Faktor internal merupakan faktor yang mempengaruhi tumbuhan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.

27. Faktor Internal antara lain.
          a. Gen
          b. Zat Pengatur tumbuh (Hormon) : Auksin, Giberellin, Sitokinin, Etilen, Asam Absisat, Kalin, Asam Traumalin
       
28. Hormon Auksin adalah hormon yang diproduksi oleh jaringa meristematik yang aktif atau auksin dihasilkan pada ujung batang. Bagian ujung tanaman yang tidak terkena cahaya memungkinkan kerja auksin maksimal daripada bagian tanaman yang terken sinar cahaya. hal ini mengakibatkan tumbuh tumbuhan akan berbelok atau mengikuti arah datangnya sinar matahari.

29. Fungsi Hormon Auksin :
          a. Merangsang pemanjangan pada sel tumbuhan
          b. Merangsang pembentukan buah tanpa biji
          c. Merangsang diferensiasi jaringan pembuluh sehingga merangsang pertumbuhan diameter batang.
          d. Berperan dalam dominansi apikal, yaitu proses ketika pertumbuhan batang tumbuh ke atas secara terus menerus dan tidak menghasilkan cabang. Jika ujung cabang dipotong maka dominansi apikal akan hilang dan tumbuhan menghasilkan cabang dari tunas ketiak.

30. Hormon Giberellin bekerja secara sinergis dengan Hormon Auksin. Fungsi Hormon Giberellin antara lain.
          a. Memperbesar ukuran buah
          b. Merangsang perbungaan dan pembentukan buah
          c. Memacu aktivitas kambium
          d. Memecah dormansi biji
          e. Merangsang perkecambahan biji dan tunas
          f.  Merangsang pemanjangan batang dan pembelahan sel.

31. Fungsi Hormon Sitokinin antara lain.
         a. Merangsang pembelahan sel
         b. Menghambat efek dominasi apikal
         c. Merangsang pertumbuhan akar
         d. Mempercepat pelebaran daun
         e. Menghambat proses penuaan

32. Hormon Etilen adalah satu-satunya hormon yang berbentuk gas. Fungsi Hormon Etilen adalah berperan dalam proses pematangan buah

33. Hormon Asam Absisat. Merupakan hormon yang mempunyai fungsi berkebalikan dengan hormon auksi, giberellin, dan sitokinin. Hormon Asam Absisat membantu tumbuhan untuk mempertahankan hidupnya. Fungsi Hormon Asam Absisat adalah : menghambat pertumbuhan pada tanaman, berperan dalam penuaan dan pengguguran daun.

34. Hormon Kalin. Berperan dalam pembentukan organ pada tumbuhan (organogenesis). Macam-macam kalin.
         a. Rizokalin, Yaitu hormon yang berperan dalam pembentukan akar.
         b. Kaulokalin, Yaitu hormon yang berperan dalam pembentukan batang
         c. Filokalin, Yaitu hormon yang berperan dalam pembentukan daun
         d. Antokalin, Yaitu hormon yang berperan dalam pembentukan bunga

35. Hormon Asam Traumalin. Merupakan hormon yang berperan dalam proses regenerasi sel jika tumbuhan terluka.

36. Faktor Eksternal adalah Faktor yang mempengaruhi tumbuhan yang berasal dari luar (lingkungan). Faktor eksternal antara lain : hara mineral, air, cahaya, suhu, kelembapan.

37. Tumbuhan berhari pendek. Yaitu tumbuhan berbunga jika waktu terang lebih pendek daripada waktu gelap. misalnya : dahlia, aster, strawberry, krisan

38. Tumbuhan berhari panjang. Yaitu tumbuhan berbunga jika waktu terang lebih panjang dari waktu gelap. misalnya : bayam, selada, gandum, kentang.

39. Tumbuhan berhari netral. Tumbuhan yang waktu berbunga tidak dipengaruhi oleh lamannya atau panjangnya waktu penyinaran. misalnya : bunga matahari, mawar, dan jagung.

40. Langkah-Langkah Metode Ilmiah antara lain.

         1. Merumuskan Masalah
         2. Menentukan Hipotesa
         3. Menyusun Rancangan Percobaan
               a. menentukan variabel penelitian.
                      Variabel bebas adalah variabel yang dapat diubah-ubah yang akan dikenakan pada penelitian. misalnya jumlah pupuk 1 gram, 2 gram, 3 gram.
                      Variabel terikat. Merupakan sesuatu yang ingin diamati karena perlakuan dari percobaan. misalnya berambah besar, bertambah tinggi, dll.
                      Variabel Kontrol merupakan variabel yang tidak dikenakan sesuatu atau yang tidak berubah. contohnya jika semua tanaman diberi pupuk 1 gram, 2 gram, 3 gram, makan yang menjadi variabel kontrol adalah yang tidak memakai pupuk.
 
              b. menetapkan alat dan bahan
              c. menetapkan cara kerja
              d. tabulasi data
              e. mengolah data dan menganalisis data
              f.  menyusun laporan percobaan


THANKS TO :


1. e-medis.blogspot.com
2. http://www.pustakasekolah.com/jaringan-pada-daun.html
3. Buku ajar biologi kurikulum 2013
4. Buku Paket Siswa aktif dan kreatif belajar biolog. kurikulum 2013. penerbit Grafindo Media Pratama. Penulis : Yusa dan Manickam Bala Subra Maniam. Cetakan 1 2015

Subscribe Gratis dan Dapatkan Informasi Artikel Pendidikan Terupdate:

0 Response to "Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan"

Post a Comment

Dapatkan Informasi Terupdate Melalui Email