adsense

Sistem Reproduksi Manusia - POINT PENTING

Sistem Reproduksi - POINT PENTING | Keyword : Sistem Reproduksi, Sistem Reproduksi pada manusia, Sistem Reproduksi laki-laki, Sistem Reproduksi wanita, Sistem Reproduksi pada wanita, Sistem Reproduksi pada laki-laki, Reproduksi manusia, Sistem Reproduksi hewan, Sistem Reproduksi mamalia, Sistem Reproduksi pada tumbuhan.

Sistem Reproduksi Pada Manusia



sistem reproduksi manusia. www.blogsoaljawaban.blogspot.com
Illustrasi Sistem Reproduksi Pada Manusia



Sistem Reproduksi Laki Laki


1. Organ Reproduksi laki-laki meliputi skrotum, testis, saluran pengeluaran, kelenjar aksesori, dan penis.

2. Skrotum (kantong pelir) adalah kantong yang membungkus testis.

3. Skrotum berjumlah 1 pasang (2 buah) yang dipisahkan oleh septum internal. dan setiap skrotum berisi 1 testis.

4. Fasia skrotum mengandung otot dartos yang mampu berkontraksi membentuk kerutan sebagai respons terhadap udara dingin dan rangsangan seksual.

5. Skrotum mengandung Otot Kremaster yang berfungsi mengatur suhu lingkungan testis beberapa derajat lebih rendah daripada suhu tubuh.

6. Testis adalah sepasang organ lunak yang berbentuk oval dengan ukuran panjang 4-5 cm dan diameter 2,5 cm.

7. Tunika albuginea adalah kapsul jaringan ikat yang merentang ke arah dalam membentuk 250 lobulus, Tunika albuginea juga memiliki peran sebagai lapisan testis.

8. Tubulus Semiferus adalah tempat terjadinya spermatogenesis

9. Di dalam lapisan epitelium germinal mengandung : sel-sel batang (spermatogonium), sel sel sertoli, dan sel sel interstisial (leydig).

10. Sel sel sertoli berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi spermatozoid yang sedang berkembang dan menghancurkan sel germinativum yang cacat.

11. Sel sel leydig berfungsi untuk menyekresikan hormon androgen (testosteron dan dihidrotestosteron).

12. Saluran reproduksi meliputi : saluran epididimis, saluran vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra.

13. Epididimis adalah saluran berliku-liku yang sangat panjang (4 - 6) meter, terletak di sepanjang sisi belakang testis, serta berfungsi menyimpan sperma sekitar 6 minggu hingga menjadi dewasa, mortilm dan fertil.

14. Saluran Vas Diferens adalah saluran lurus kelanjutan dari epididimis yang meninggalkan skrotum hingga mencapai rongga perut melalui kanalis inguinalis, menuju kantong semen (vesikula seminalis).

15. Saluran Ejakulasi (duktus ejakulatorius) adalah saluran pendek sekitar 2 cm yang menerima sperma dari vas deferens dan menyalurkan sekresi vesikula seminalis. kedua duktus bermuara ke uretra.

16. Uretra adalah saluran kelamin dari kantong semen, dan saluran pembuangan urine dari kandung kemih sampai ke ujung penis.

17. Kelenjar aksesori meliputi : Vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar cowper.

18. Vesikula seminalis adalah kantong yang berkelok-kelok yang bermuara ke dalam duktus ejakulatorius, berukuran panjang sekitar 5 cm, serta menghasilkan cairan kental bersifat basa yang kaya akan fruktosa untuk menutrisi dan melindungi sperma

19. Kelenjar Prostat, terletak di bawah kandungan kemih, menyelubungi uretra bagian atas, serta menghasilkan cairan basa yang menyerupai susu yang akan meningkatkan mortilitas sperma pada pH prtimum 6,0 - 6,5. kelenjar prostat membesar pada saat usia remaja hingga 20 tahun.

20. Kelenjar Cowper adalah kelenjar kecil dengan ukuran dan bentuk menyerupai kacang polong yang bermuara ke dalam uretra di penis.

21. Penis terdiri dari 3 bagian yaitu akar, badan, dan glas penis.

22. Penis berfungsi sebagai organ kopulasi, serta pengeluaran semen dan urine.

23. Proses terjadinya ereksi yaitu ketika terdapat rangsangan seksual, maka jaringan berongga akan terisi penuh oleh darah yang mengakibatkan penis mengembang dan tegang.

24. Sperma mampu bertahan hidup selama 24-72 jam dalam saluran reproduksi wanita.

25. Hormon pada laki-laki di proses oleh testis, hipofisi, dan hipotalamus.

26. Hormon testiskular (hormon yang dihasilkan oleh testis) terdiri dari Hormon testosteron, hormon androstenedion, hormon dihidrotestosteron, dan inhibin

27. Fungsi hormon testosteron untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan ciri-ciri seks sekunder.

28. Fungsi hormon androstenedion sebagai perkusor untuk hormon estrogen pada laki-laki.

29. Fungsi Dihidrotestosteronadalah untuk pertumbuhan prenatal dan diferensiasi genitalia laki-laki.

30. Fungsi inhibin yaitu untuk merespons sekresi FSH.

31. Hormon Hipofisi terdiri dari : FSH, LH, dan Hipotalamus

32. Fungsi FH adalah berperan dalam spermatogenesis.

33. Fungsi LH adalah merangsang sel-sel interstisial didalam testis untuk berkembang dan menyekresikan testosteron.

34. Fungsi Hormon Hipotalamus yaitu merangsang kelenjar hipofisis mengeluarkan LH dan FSH.

35. Gametogenesis pada laki laki disebut spermatogenesis yang terjadi di dalam tubulus semiferus dalam testis.

36. Spermatogenesis memerlukan waktu 74 hari.

37. Mitosis, Spermatogonium berkromosom (2n) membelah secara mitosis dan berdiferensiasi menjadi spermatosit primer (2n)

38. meiosis, setiap spermatosit primer (2n) membelah pada mieosis I yang kemudian membentuk 2 spermatosit sekunder (n). Dua spermatosit sekunder (n) membelah pada meiosis II menjadi 4 spermatid (n)


keyword : Sistem Reproduksi, sistem reproduksi manusia

Sistem Reproduksi Pada Wanita


1. Ovarium, berjumlah sepasang, terletak di rongga pelvis (panggul), serta berbentuk seperti buah kenari dengan ukuran panjang 3-5 cm, lebar 2-3 cm, dan tebal 1cm. 

2. Ovarium berfungsi sebagai tempat oogenesis, serta menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.

3. Tuba Fallopi, berjumlah sepasang, berukuran 10 cm dengan diameter 0,7 cm. 

4. Infundibulum adalah bagian dari tuba fallopi dengan ujung terbuka berbentuk corong dengan fimbria untuk menyapu oosit yang terovulasi, ampula (segmen tengah), dan ismus (segmen dekat uterus).

5. Fertilisasi pada umumnya terjadi di sepertiga bagian atas tuba fallopi. 

6. Uterus, organ tunggal berongga, berbentuk seperti buah pir terbalik, serta berukuran panjang 7cm, dan lebar 5 cm, dengan diameter 2,3 cm. uterus terletak diantara rektum dan kandung kemih. 

7. Endometrium berfungsi sebagai tempat implantasi zigot dan pertumbuhan janin. 

8. Endometrium terdiri atas 2 lapisan yaitu stratum fungsionalis dan stratum basalis.

9. Vagina merupakan tabung fibromuskular yang panjangnya sekitar 8-10 cm. dinding vagina berlipat-lipat, elastis, dan dilapisi oleh epitel pipih berlapis banyak yang memiliki reseptor untuk estrogen.

10. Vagina Befungsi sebagai organ kopulasi, serta jalan aliran menstruasi dan jalan lahir bayi.

11. Mons Pubis adalah bantalan jaringan lemak berkulit. Monst pubis ditutupi oleh rambut setelah masa pubertas.

12. Labia Major (bibir besar), dua lipatan kulit longitudinal dari mons pubis merentang kebawah dan bertemu di perineum dekat anus. setelah pubertas ditutupi rambut.

13. Labia Minor (bibir kecil), dua lipatan diantara kedua labia major dan tidak ditutupi oleh rambut, 

14. Klitoris, Homolog dengan penis laki-laki, tetapi berukuran lebihkecil dan tidak memiliki lubang uretra. klitoris memiliki dua korpus kavernosum dari jaringan erektil. jaringan klitoris mengandung banyak ujung syaraf yang sensitif. 

15. Vestibula, area yang dikelilingi labia minor, menutupi lubang uretra, mulut vagina, dansaluran bartholin. 

16. Orifisium Uretra, merupakan jalur keluar urine dari kandung kemih. 

17. Mulut Vagina, dikelilingi oleh membran yang disebut himen (selaput dara). Himen pada wanita memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. 

18. Hormon Estrogen dihasilkan oleh ovarium dan plasenta. estrogen berpengaruh pada pertumbuham organ reproduksi, kelenjar mamae, sekresi cairan yang memudahkan sperma masuk ke uterus dan proses kelahiran. 

19. Progesteron, dihasilkan oleh ovarium dan plasenta. berfungsi untuk merangsang pertumbuhan endometrium uterus untuk persiapan implantasi zigot, menghambat kontraksi uterus, dan sedikit meningkatkan suhu tubuh.

20. LH, dihasilkan oleh hipofisis, berfungsi merangsang ovarium untuk memproduksi esterogen dan progesteron serta memacu pertumbuhan korpus luteum dan ovulasi. 

21. FSH, dihasilkan oleh hipofisis yang berfungsi untuk merangsang ovarium untuk memproduksi estrogen dan progesteron, serta memacu perumbuhan dan perkambangan folikel (sel telur)

22. GnRH, dihasilkan oleh hipotalamus. GnRH memiliki fungsi merangsang hipofisis untuk menyekresi LH dan FSH

23. HCG, disekresikan oleh sel sel embrionik dan berfungsi untuk mempertahankan produksi progesteron dan estrogen oleh ovarium. 

24. Laktogen Plasenta, disekresikan oleh plasenta, dan berfungsi untuk merangsang pertumbuhan kelenjar mamae untuk perisapan laktasi dan menyediakan energi pada ibu hamil. 

25. Tirotropin korionik, disekresikan oleh plasenta, dan berfungsi untuk meningkatkan laju metabolisme pada ibu hamil.

26. Relaksin, disekresikan oleh korpus luteum kehamilan pada ovarium dan plasenta, berfungsi untuk merelaksasi serviks dan fibrokartilago pada simfisis pubis sehingga memudahkan kelahiran.

27. Prolaktin, dihasilkan oleh hipofisis, berfungsi untuk merangsang pertumbuhan duktus dan alveolus pada kelenjar mamae saat kehamilan dan produksi air susu selama menyusui.

28. Oksitosin, dihasilkan oleh hipotalamus dan disimpan di hipofisis posterior. dan berfungsi untuk merangsang kontraksi otot polos uterus selama proses kelahiran dan merangsang kelenjar mamae untik pengeluaran air susu.

29. CRH, dihasilkan oleh plasenta, berfungsi memacu produksi estrogen plasenta dan perubahan paru-paru janin untuk menghirup udara. 

30. Prostaglandin, dihasilkan oleh uterus dan berfungsi memengaruhi robeknya folikel saat ovulasi dan merangsang kontraksi uterus saat kelahiran. 



Keyword :  sistem reproduksi laki-laki, sistem reproduksi pada laki-laki, sistem reproduksi wanita, sistem reproduksi pada wanita

Pembuahan, Kehamilan, dan Persalinan. 


1. Pembuahan (Fertilisasi) adala penyatuan sperma dengan  oosit sekunder untuk membentuk zigot.

2. zigot adalah sel diploid dengan kromosom yang berasal dari ayah dan ibu. 

3. Kehamilan (Gestasi) yaitu perkembangan embrio menjadi janin hingga kelahiran bayi. lama kehamilan 266 hari (38 minggu) dari waktu fertilisasi hingga kelahiran. 

4. Janin Dilindungi oleh beberapa membran yaitu : amnion, kantong kuning telur, karion, alantois, ektoderm, endoderm, dan mesoderm.

5. Amnion berfungsi melindungi janin dari guncangan, perubahan sushu, serta memungkinkan bayi bergerak dengan bebas.

6. Kantong kuning telur berfungsi sebagai organ pencerna dan pernapasan awal, membentuk sel-sel darah dan pembuluh darah, serta pertumbuhan gonad primitif embrio.

7. Minggu ke 9-12, terjadi pertumbuhan panjang tubuh yang cepat, genitalia luar berdiferensi menjadi organ reproduksi laki-laki atau perempuan. pertumbuhan kepala terjadi dengan lambat. 

8. Minggu ke 13-16, terbentuk karakteristik wajah, rambut, alis, dan tangan, panjang janin sekitar 13-17 cm. 

9. Minggu ke 17-20, pertumbuhan melambat, sudah terbentuk kaki dan tangan, kulit tertutup rambut halus serta dilapisi campuran sebum dan sel-sel epidermis yang mati. gerakan janin semakin cepat sehingga dapat dirasakan. 

10. Minggu ke 21-25, kulit tampak berkerut dan kemerahan, berat janin mencapai 900 gram. 

11. Minggu ke 26-29, kulit berlemak sehingga tidak berkerut, kelopak mata sudah tidak menempel.

12. Minggu ke 30 sampai ke 33, testis sudah turun ke skrotum, semua indra sudah mulai berfungsi. 

13. Minggu ke 34 sampai ke 38, panjang janin sekitar 50 cm. berat badan sekitar 3,25 Kg, kepala menghadap ke serviks, dan siap dilahirkan. 

14. Persalinan adalah proses kelahiran bayi. 

15. Tahap persalinan yang peratama, Dilatasi serviks. yaitu serviks dipaksa melebar untuk jalan keluar kepala bayi sekitar 10 cm. tahap ini paling lama, terjadi mulai dari beberapa jam hingga 24 jam. 

16. Tahap kedua, Kelahiran bayi. yaitu bayi mulai bergerak melewati serviks dan vagina. kelahiran bayi berlangsung selama 30-90 menit. 

17. Tahap ketiga, Kelahiran Plasenta. yaitu terjadi segera setelah bayi lahir. uterus berkontrasi lagi untuk memisahkan plasenta dari miometrium dan mengeluarkannya melalui vagina. kelahiran plasenta sekitar 15-30 menit.


Terjadinya Anak Kembar 


1. Anak kembar dibedakan menjadi 2 macam : kembar fraternal (dizigotik) dan Identik (monozigotik)

perbedaan kembar fraternal dan kembar identik. www.blogsoaljawaban.blogspot.com
tabel perbedaan antara kembar fraternal dan kembar identik



THANKS TO 


1. Buku Ajar KLKS Kurikulum 2013

Subscribe Gratis dan Dapatkan Informasi Artikel Pendidikan Terupdate:

0 Response to "Sistem Reproduksi Manusia - POINT PENTING"

Post a Comment

Dapatkan Informasi Terupdate Melalui Email